Personal Branding: Memperluas Batas untuk Hasil!

Personal branding telah menjadi aspek penting untuk membangun bisnis Anda secara online. Situs web media sosial seperti Facebook, Twitter, dan LinkedIn menawarkan cara bagi orang-orang untuk terhubung berdasarkan minat mereka dan tetap mendapatkan berita dan tren terbaru. Situs web ini pada awalnya dirancang untuk penggunaan pribadi, meskipun bisnis sekarang menggunakan media sosial untuk mempromosikan merek mereka juga. Pemasaran online sekarang menjadi bentuk periklanan yang paling populer, dan juga salah satu yang paling efektif. Dengan mengelola koneksi bisnis melalui situs jejaring online, Anda dapat mengontrol reputasi Anda baik secara pribadi maupun profesional, serta membangun merek dagang pribadi Anda sendiri.

Personal Branding, Be Yourself

Siapa kamu dimana kamu bekerja Apa yang kamu kerjakan? Kami ingin Dewaqq! Personal branding adalah tentang menciptakan reputasi yang menarik untuk bisnis Anda. Dengan memposting, kami mengenal Anda, mengikuti Anda dan kami belajar mempercayai Anda – dan semakin besar kehadiran online Anda dari waktu ke waktu. Namun, dengan begitu banyak situs web dan informasi yang tersedia, penting untuk tetap mengetahui cara mengelola profil online Anda dan informasi apa yang Anda berikan di web. Jika apa yang Anda posting diterima dengan baik, semakin banyak umpan balik positif yang akan diperoleh perusahaan Anda. Dengan menciptakan “kepribadian” untuk merek Anda, orang yang lebih terhubung akan merasa dengan Anda, serta perusahaan Anda.

Menjadi Pribadi dengan Koneksi Online

Jika Anda terlalu pribadi dengan koneksi profesional Anda secara online, itu dapat mempengaruhi bisnis Anda baik secara positif maupun negatif. Beberapa orang berpendapat bahwa koneksi profesional senang mendengar dari Anda tentang bisnis Anda dan berita lain yang berkaitan dengan industri Anda, namun, mereka mungkin tidak tertarik dengan pembaruan pribadi yang berbicara tentang bagaimana akhir pekan Anda atau bagaimana perasaan Anda tentang politik. Yang lain percaya bahwa semakin pribadi hubungan Anda dengan klien, semakin besar kemungkinan mereka merekomendasikan Anda dan perusahaan Anda. Ketika Anda bertemu dengan pelanggan secara langsung, Anda adalah diri Anda sendiri, jadi mengapa tidak menunjukkannya di profil Facebook Anda, atau bahkan Twitter? Keseimbangan kedua pandangan tampaknya paling efektif. Audiens Anda akan menentukan persentase bisnis vs. pribadi. Jika ada lebih banyak komentar tentang posting pribadi tertentu, semakin banyak orang yang berinteraksi dengan Anda dan merek Anda. Tidak pernah ada hal buruk.

Personal Branding at Its Best

Lebih dekat dan pribadi dengan teman bisnis Anda melalui media sosial dan membangun merek pribadi untuk mewakili perusahaan Anda memungkinkan Anda untuk membina hubungan pada tingkat yang lebih dalam. Misalnya, Justin Bieber telah berhasil menciptakan merek untuk dirinya sendiri dan telah menumbuhkan basis penggemar setia senilai jutaan. Dengan lebih dari 11,6 juta pengikut di Twitter, ia telah membangun reputasi yang kokoh di kalangan penggemar, dan “Demam Bieber” adalah ungkapan yang terkenal di seluruh publik.

Contoh lain kesuksesan personal branding adalah Donald Trump. Dia telah berhasil menciptakan sebuah dinasti yang meliputi bangunan, acara televisi, dan kasino. Trump Towers atau Trump Casinos adalah entitas terkenal, meskipun Donald Trump menerima pemberitaan negatif. Meskipun banyak orang suka membencinya, kita semua tahu siapa dia dan apa yang dia wakili. Pada 2011, majalah Forbes berspekulasi bahwa merek Trump bernilai $ 200 juta.

Meskipun tidak semua orang mendapatkan manfaat dari cache atau ketenaran tertentu di balik merek mereka, menunjukkan sedikit kepribadian yang tegang dapat membantu menentukan keberadaan online Anda dan menarik orang ke postingan Anda. Mereka mungkin ingin mencari informasi “pintar” apa yang Anda posting sekarang, dan mungkin mereka akan lebih mungkin untuk membagikannya dengan jaringan mereka.

Untuk Berbagi atau Tidak untuk Berbagi

Sebagian besar dari kita tidak akan pernah mencapai level yang sama dengan Justin Bieber atau Donald Trump, tetapi keberhasilan mereka menunjukkan bahwa personal branding berhasil dan bisa sangat menguntungkan. Dengan menjadi pribadi online, terhubung dengan pelanggan, dan membangun reputasi Anda, Anda dapat membantu bisnis Anda sukses. Media sosial sekarang bergandengan tangan dengan pemasaran online dan pencitraan merek pribadi, jadi penting bagi Anda untuk memanfaatkan alat-alat ini saat membangun merek Anda.

Sudahkah Anda sukses dengan personal branding? Jika demikian, beri tahu kami!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *